You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Mulai Kampanyekan Imunisasi Vaksin MR
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Mulai Sosialisasikan Imunisasi Vaksin MR

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menggelar sosialisasi imunisasi vaksin measles and rubella (MR) kepada petugas kesehatan puskesmas, kader Pembina Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Selasa (14/3) di salah satu hotel di Jl. KH Zainul Arifin, Petojo Selatan, Jakarta Pusat.

Untuk mengantisipasinya kita akan lakukan vaksinasi Agustus-September mendatang

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan,  sosialiasi akan digelar secara masif ke lima kota dan satu kabupaten, mulai pekan depan.

"Kita akan kampanyekan tentang bahaya Virus Rubella atau dikenal campak Jerman. Untuk mengantisipasinya kita akan lakukan vaksinasi Agustus-September mendatang," katanya, Selasa (14/3).

40 Petugas PPSU Pekojan Disuntik Vaksin Anti Tetanus

Dijelaskan Widya, berbeda dengan campak yang menyasar anak usia sembilan bulan, imunisasi MR akan menyasar usia anak sembilan bulan hingga 15 tahun. Karena itu, pelaksanaan juga menyasar hingga siswa sekolah menengah.

Dia menggambarkan, gejala serangan virus ini mirip dengan campak. Namun, berpotensi menyerang saluran pernafasan bagi penderita.

"Roadshow akan kita mulai pekan depan. Seluruh sekolah, puskesmas, posyandu dan rumah sakit menjadi target," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11371 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1346 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1288 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1281 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye992 personBudhi Firmansyah Surapati